FENOMENA RUANG PUBLIK TEMPORER PADA KOMPLEKS PEMAKAMAN KEMBANG KUNING SURABAYA

Authors

  • Putri Cintya Cahyaning Utami
  • Muhammad Audi Choiron

Keywords:

makam kembang kuning, pemakaman kota, ruang publik, ruang

Abstract

Kompleks Pemakaman Kembang Kuning merupakan salah satu kompleks pemakaman paling ikonik di Surabaya. Kompleks pemakaman ini dahulunya ditujukan bagi para penduduk yang berasal dari eropa pada zaman kolonial Belanda dan masih difungsikan sampai sekarang yang kemudian berkembang menjadi makam pemeluk agama kristen atau katolik. Lokasi komplek pemakaman yang berada di tengah pemukiman secara langsung mempengaruhi pola aktivitas masyarakat sekitar. Penelitian kualitatif dilakukan menggunakan metode deskriptif dan eksploratif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan yang dilengkapi dengan in depth interview pada responden di sekitar Kompleks Pemakaman Kembang Kuning. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa kebutuhan akan ruang publik dan komunal yang belum terpenuhi memicu munculnya ruang publik temporer pada kompleks pemakaman untuk memenuhi kebutuhan ruang publik tersebut. Munculnya ruang publik temporer pada konteks urban perlu dicermati dan dianalisis lebih lanjut karena berbuhungan dengan pergantian makna ruang dalam konteks urban. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap wacana baru dalam perencanaan kompleks pemakaman di perkotaan, serta membuka wawasan dan pemahaman para perencana kota dalam menyikapi fenomena informalitas dalam konteks urban.

Downloads

Published

2020-10-26

How to Cite

Cintya Cahyaning Utami , P., & Audi Choiron , M. (2020). FENOMENA RUANG PUBLIK TEMPORER PADA KOMPLEKS PEMAKAMAN KEMBANG KUNING SURABAYA . SMART: Seminar on Architecture Research and Technology, 4(2), 390–397. Retrieved from https://smartfad.ukdw.ac.id/index.php/smart/article/view/130